• Home
  • Thomas Edison: Penemu Bola Lampu
Thomas Edison penemu bola lampu

Thomas Edison: Penemu Bola Lampu

Thomas Alva Edison adalah penemu bola lampu asal Amerika Serikat yang lahir pada tanggal 11 Februari 1847 di Ohio, Amerika Serikat.

Orang-orang menganggapnya sebagai seorang yang jenius. Namun, Thomas Edison merendah dengan mengatakan bahwa jenius adalah 1persen inspirasi dan 99 persen kerja keras. Buktinya, ia telah berbulan-bulan bekerja keras untuk menciptakan bola lampu pada tahun 1880.

Baca Juga: Almon Strowger: Penemu Interkoneksi (Swith Telepon)

Siapa sangka, Thomas Edison kecil dulu sangat bosan dengan sekolahnya. Pasalnya ia pernah mendapat hinaan dari seorang guru. Lalu ia belajar secara mandiri di rumah. Suatu ketika, Thomas Edison pernah menghubungkan dua kucing dengan kawat dan berharap dapat melihat percikan listrik antara kucing tersebut.

Ia pernah bekerja sebagai operator telegraf dan beruntung ia bisa membuat penemuan mengenai cara-cara untuk mempercepat pesan-pesan yang terkirim.

Thomas Edison Menciptakan Lampu Pijar

Ketika Thomas Alva Edison kecil, lampu listrik telah menyala dengan sangat terang di jalanan. Para penemu berupaya untuk menciptakan lampu yang bisa menerangi ruangan yang kecil. Lalu Edison mulai mencari cara memecahkan masalah tersebut.

Pada tahun 1878, ia menduga hanya memerlukan waktu enam minggu saja untuk memecahkan masalah ini. Ia memiliki masalah dengan filamen berkilau (kawat logam) yang ada dalam bola lampu.

Saat melakukan percobaan dengan bahan apa pun, bola lampu kecil itu terbakar terlalu cepat. Namun, usahanya tidak sia-sia. Setalah satu tahun kemudian, percobaannya mulai menampakkan hasil.

Ia menemukan sebuah ide saat bersantai sambil bermain biola. Ia juga bermain-main dengan sepotong kue karbon, campuran dari tar yang kotor dan lengket. Ia menggelindingkannya di antara jari-jarinya, seperti membuat sosis tipis. Lalu, tiba-tiba ia menyadari bahwa benda ini dapat bekerja lebih baik sebagai filamen daripada semua bahan yang telah ia coba.

Selajutnya, ia dan beberapa teknisi mulai membuat lampu pijar di sebuah laboratorium penelitian pertama yang dibangun dan sekarang telah menjadi museum.

Sebelum adanya lampu pijar, lampu listrik masih menghasilkan percikan listrik antara sepasang batang karbon seukuran pensil. Cukup terang untuk menerangi sebuah tenda sirkus, namun terlalu terang jika untuk di rumah.

Usaha Thomas Edison dan kawan-kawannya berhasil menciptakan lampu pijar dari gulungan karbon menjadi sebuah filamen. Pada Oktober 1879, mereka telah membuat lampu yang bersinar selama 40 jam. Meskipun hal tersebut belum cukup baik.

Baca Juga: Guglielmo Marconi: Penemu Radio Asal Italia

Namun, Edison pantang menyerah. Pada musim semi, dengan berbagai perbaikan, ia berhasil membuat lampu yang lebih tahan lama. Lampu-lampu itu telah menerangi rumah-rumah di seluruh dunia seperti sekarang ini.

Thomas Alva Edison meninggal dunia pada tanggal 18 Oktober 1931 di New Jersey, Amerika Serikat.

Leave A Comment