The Call (2020)

The Call (2020) – Panggilan Misterius dari Masa Lalu

The Call (2020) adalah film Korea bergenre horor, misteri, dan kriminal. Bagi Anda yang menyukai film-film berbau horor, mungkin The Call (2020) menjadi salah satu pilihan menarik bagi Anda. Apalagi film ini dibintangi oleh artis cantik dari Korea Park Shin-Hye yang berperan sebagai Seo-yeon.

Film The Call (2020) mengisahkan tentang perbincangan misterius melalui telepon antara dua orang gadis, Seo-yeon dan Young-sook (Jong-seo Jun) yang berasal dari masa lalu. Rentang perbedaan waktu antara kedua gadis ini lebih kurang 15 tahun.

Kisah dimulai saat Seo-yeon pulang ke kampung halamannya karena sang ibu mengalami sakit parah. Rumah yang mereka tempati sangat besar dan luas. Padahal rumah itu dulu hanya ditempati tiga orang saja, Seo-yeon, ibu dan ayahnya. Sang ayah telah lama meninggal dunia. Saat Seo-yeon tiba di rumahnya bersama sang paman, dia baru menyadari bahwa handphone-nya telah hilang. Dia mencoba untuk menghubungi nomor ponselnya beberapa kali. Saat ponselnya terhubung, seorang perempuan mengangkat ponselnya. Seo-yeon berharap agar ponselnya dikembalikan, namun orang yang mengambil ponselnya keberatan dan mematikan ponsel tersebut. Saat dihubungi kembali, nomor ponselnya tidak aktif lagi.

Saat Seo-yeon menunggu ponselnya kembali, sebuah panggilan dari telepon rumahnya berdering. Telepon rumah yang sudah lama tidak digunakan itu ternyata masih aktif. Seo-yeon mengangkat telepon tersebut dan mendengarkan permintaan tolong dari seorang perempuan. Seo-yeon berpikir bahwa panggilan itu salah sambung dan mematikan panggilan tersebut. Namun tak lama kemudian, telepon itu kembali berdering. Dan suara perempuan ketakutan terdengar dari seberang.

Seo-yeon tidak terlalu memikirkan panggilan aneh tersebut. Dia mengunjungi ibunya di rumah sakit. Sang ibu mengalami kanker dan harus dirawat di sana. Hubungan Seo-yeon dengan sang ibu tidak terlalu harmonis. Seo-yeon masih menganggap bahwa ibunya adalah penyebab sang ayah meninggal. Itu adalah kisah masa lalu yang kadang sulit untuk dilupakan.

Baca Juga:

Panggilan telepon di rumah Seo-yeon kembali berdering. Kali ini Seo-yeon mencoba untuk berkomunikasi dengan gadis yang ternyata bernama Young-sook. Sebelumnya, Seo-yeon menemukan sebuah catatan di ruang bawah tanah rumahnya. Catatan itu ditulis oleh Young-sook yang tak lain adalah gadis yang meneleponnya. Saat telepon itu berdering lagi, Seo-yeon kali ini mendengar kisah sedih Young-sook. Ia kerap menerima siksaan dari ibunya yang menganggap bahwa Young-sook adalah gadis pembawa sial dan mengalami gangguan mental.

Hubungan antara Seo-yeon dan Young-sook semakin akrab. Mereka menyadari bahwa ada “jarak” dan “waktu” yang memisahkan mereka beberapa tahun. Seo-yeon hidup di masa sekarang dan Young-sook adalah sebuah masa lalu. Yang membuat mereka sama adalah mereka berdua sama-sama berada di rumah yang sama. Seo-yeon tahu bahwa rumah yang mereka tempati saat ini adalah rumah yang dulu pernah ditempati oleh Young-sook.

Seo-yeon mulai menyelidiki latar belakang Young-sook dan menemukan beberapa kesamaan seperti yang diceritakan oleh Young-sook. Sebenarnya Young-sook merasa takjub dengan apa yang disampaikan oleh Seo-yeon. Hal ini ternyata mereka manfaatkan untuk mengubah kejadian-kejadian di masa yang lalu. Misalnya Seo-yoon meminta Young-sook untuk mencegah kematian ayahnya. Pada kehidupan nyata, ayah Seo-yeon meninggal karena luka bakar yang disebabkan oleh kecerobohan ibunya. Jadi Young-sook berusaha mencegah “kematian” tersebut dengan menyelinap ke rumah Seo-yeon dan mematikan kompor gas yang masih menyala. Tidak lama berselang, dalam kehidupannya saat ini, Seo-yeon bertemu lagi dengan sang ayah.

Bagaimana dengan Young-sook? Ia sebenarnya sudah mati pada kehidupan saat ini karena dibunuh oleh ibunya yang memercayai hal-hal mistis. Membunuh Young-sook diyakini akan menghilangkan kesialan dalam hidupnya. Setelah mengetahui hal tersebut, Young-sook lalu bersembunyi. Ia melihat ibunya menusuk-nusuk bantal yang diselimutinya. Ibu Young-sook terkejut karena tidak menemukan tubuh anaknya di sana. Saat dia membalikkan badan, dia melihat Young-sook berdiri di belakangnya. Tanpa belas kasihan, Young-sook membunuh ibunya sendiri.

Setelah kematian ibunya, Young-sook merasa bebas. Ia dapat menghirup udara segar kembali. Betapa senangnya Young-sook, begitu juga dengan Seo-yeon karena dapat bersatu lagi bersama sang ayah.

Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Hubungan Seo-yeon dan Young-sook pun mengalami kerenggangan. Bahkan mereka menjadi musuh. Seo-yeon mulai menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh Young-sook ternyata lebih kejam dari apa yang dibayangkannya. Sedangkan Young-sook menganggap bahwa Seo-yeon tidak tahu berterima kasih.

Lalu bagaimana kelanjutan hubungan mereka berdua yang dipisahkan oleh “waktu”? Apakah mereka berdua bisa bertemu di alam nyata? Menarik untuk ditonton film The Call (2020) arahan Chung-Hyun Lee. []

Tinggalkan Balasan