Sekolah Masa New Normal, Jangan Lupa Berwudhu

Berwudhu agar tetap bersih. Foto: Pixabay.

Sekolah masa new normal di tengah-tengah wabah Covid-19 harus dilakukan secara hati-hati dan mengacu pada aturan kesehatan yang berlaku.

Penyebaran Covid-19 di Indonesia cukup beragam. Pemerintah telah membagi wilayah ini dalam beberapa zona, seperti zona merah, kuning, dan hijau. Zona merah dikategorikan sebagai daerah yang patut diwaspadai dan sangat berbahaya. Zona kuning hanya perlu diwaspadai dan zona hijau dianggap relatif aman. Tapi kita wajib mewaspadai dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai wabah ini merusak kita.

Sekolah masa new normal juga tak boleh sembarangan diterapkan. Pembelajaran tatap muka di sekolah masa new normal di zona hijau tak serta merta bebas dilakukan. Sekolah wajib mengikuti protokoler kesehatan yang telah ditentukan oleh pemerintah. Jika sekolah belum siap menerapkan aturan ini, sebaiknya tidak dilakukan pembelajaran tatap muka.

Salah satu aturan kesehatan masa pandemi Covid-19 yang perlu dipraktikkan adalah menjaga kebersihan. Dalam Islam, kebersihan adalah permasalahan yang paling utama ditekankan. Pada pembelajaran masalah fikih, bab thaharah atau bersuci selalu ditempatkan di awal pertemuan. Artinya, kebersihan atau kesucian mendapatkan porsi utama dalam Islam.

Berwudhu merupakan pangkal dari segala kebersihan diri. Dengan berwudhu, seorang Muslim akan tetap terjaga dari kotoran atau najis-najis yang dapat menghalanginya dalam beribadah. Penting sekali bagi seorang Muslim untuk menjaga kesuciannya (dalam artian wudhu-nya) agar ia senantiasa terpelihara dari sesuatu yang menjadi sumber penyakit (kotoran atau najis).

Sekolah-sekolah di masa new normal perlu untuk mewajibkan siswa-siswanya yang Muslim untuk berwudhu sebelum berangkat sekolah.

Rasulullah pernah bersabda, “Bila seorang hamba berwudhu lalu berkumur-kumur, keluarlah dosa-dosa dari mulutnya, jika ia membersihkan hidungnya, maka dosa-dosa keluar dari hidungnya, begitu juga ketika ia membasuh muka, dosa-dosa juga akan keluar dari kepala bahkan dari telinganya, dan saat membasuk kedua kaki, keluarlah pula dosa-dosa itu dari dalamnya, kemudian tinggallah perjalanannya ke mesjid dan shalatnya menjadi pahala yang bersih baginya.”

Baca Juga: Berbagai Tips Belajar di Rumah Selama Social Distancing

Selain untuk melindungi seseorang dari perbuatan buruk dan jahat, air wudhu juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Di antara manfaat berwudhu adalah menjaga kebersihan mulut dan gigi, membersihkan hidung dari kotoran, membuat wajah lebih cerah, membuat kulit selalu terjaga kelembapannya, dapat terhindar dari penyakit kulit, dan menghilangkan stress akibat terlalu banyak pikiran.

Jadi, sangat tepatlah bagi siswa-siswa untuk tetap berwudhu sebelum pelajaran dimulai. Jika air wudhunya batal, maka siswa dapat mengambil kembali air wudhunya dan terus menjaga wudhu tersebut hingga sekolah usai.

Oleh karena itu sekolah sebaiknya menyediakan sarana bagi siswa untuk bisa berwudhu. Di samping untuk mencegah datangnya penyakit-penyakit akibat bakteri atau virus, wudhu juga mampu melindungi siswa-siswa dari perbuatan-perbuatan buruk atau jahat. Jika wudhu yang dilakukannya benar-benar karena Allah Ta’ala.

Marilah kita menyambut tahun ajaran baru era new normal dengan hati gembira. Jangan lupa menjaga kebersihan, memakai masker, tetap menjaga jarak. Dan yang paling utama adalah jangan lupa untuk berwudhu dan tetap menjaga keutuhan wudhunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *