Resensi Buku Dataran Tortilla Karya John Steinbeck

Dataran Tortilla karya John Steinbeck
Judul BukuDataran Tortilla
Judul AsliTortilla Flat
PengarangJohn Steinbeck
PenerjemahDjokolelono
PenerbitPustaka Jaya
TahunFebruari 2009
Cetakan2
ISBN978-979-419-352-5
HargaRp. 50.000

Ketika Danny pulang dari dinas ketentaraan, dia mendengar bahwa dia menjadi ahli waris dan pemilik sepetak tanah beserta bangunan di atasnya. Viejo-nya, yaitu kakeknya telah meninggal. Dua buah rumah kecilnya yang terletak di Dataran Tortilla diwariskan kepada Danny.

Begitulah Danny yang suka mabuk-mabukan tetiba menjadi kaya raya. Memiliki sebuah rumah bagi seorang lajang di Dataran Tortilla tentu akan meningkatkan status sosial seseorang. Seperti yang diketahui, Dataran Tortilla merupakan sebuah wilayah kecil yang berada di Monterey, sebuah kota tua di pantai California. Semua orang menyukai Danny, walaupun ia tak memiliki keistimewaan yang membuatnya menonjol di antara sekian banyak anak-anak di Dataran Tortilla.

Buku ini mengisahkan tentang persahabatan. Tokoh utama dalam buku ini adalah Danny. Kemudian ada juga Pilon, teman akrab Danny yang cerdas dan sekaligus licik. Ia selalu menjadi solusi bagi masalah-masalah yang sering dihadapi oleh Danny dan kawan-kawan. Agaknya plot bagi Pilon lebih besar dalam kisah persahabatan mereka. Danny sangat percaya kepada Pilon sampai-sampai dia menyerahkan rumah satunya lagi kepada Pilon.

Pilon yang menyewa rumah Danny ternyata tak mampu membayar uang sewa rumah sepeser pun. Dia mencari cara agar Danny tidak memarahinya karena tak mampu membayar sewa. Maka Pilon membujuk kawan-kawan lain seperti Pablo dan Jesus Maria untuk tinggal bersamanya. Dia menuntut uang sewa kepada mereka. Begitu cerdiknya Pilon sehingga dia tak perlu memikirkan uang sewa rumah itu. Tapi akibat kelalaian mereka dan kegemaran minum-minum, rumah itu terbakar.

Danny yang sangat setia kawan mengajak Pilon dan kawan-kawan lain tinggal bersamanya. Bahkan atas saran dari Pilon, Danny juga mengizinkan Si Bajak Laut yang memiliki banyak anjing dan Big Joe untuk tinggal bersama mereka. Maka rumah Danny menjadi penuh sesak dengan para peminum yang setia kawan.

Di Dataran Tortilla yang masyarakatnya berbaur dan lebih didominasi oleh para nelayan dan rakyat jelata campuran Spanyol, Indian, Meksiko dan Kaukasia. Danny dan kawan-kawan dianggap sebagai sampah masyarakat dan kerap mencuri. Torelli, si pemilik kedai minuman sangat kesal kepada geng Danny dan kawan-kawannya karena selalu meminta lebih terhadap anggur yang dijualnya. Tapi walaupun demikian, mereka sebenarnya memiliki hati yang mulia dan senang menolong orang lain yang mengalami kesusahan.

Baca Juga: Pertempuran Di Kampung Lembu

Di akhir cerita, salah seorang dari mereka harus meninggalkan dunia ini selama-lamanya. Tentu kehilangan seorang sahabat baik akan membuat kesedihan yang mendalam. Apalagi sahabat itu telah mengayomi kehidupan mereka.

Buku Dataran Tortilla karya John Steinbeck ini sangat mudah dipahami dan alur ceritanya juga sangat mudah diikuti. Steinbeck bernarasi dengan sederhana dan tidak bertele-tele. Ia langsung menuju ke inti dari cerita ini, yaitu tentang kehidupan di Dataran Tortilla. Membaca buku ini akan membawa kita bagaimana kehidupan seorang paisanos di Dataran Tortilla dalam menghadapi kemiskinannya.

Tentang John Steinbeck

Ia lahir di Salinas, California pada tahun 1902. Ayahnya berdarah Jerman dan bekerja sebagai bendaharawan, sedangkan ibunya memiliki darah keturunan Irlandia yang bekerja sebagai guru.

Ibunya yang menjadi pendorong bagi Steinbeck untuk gemar membaca. Setelah Steinbeck menjadi pengarang roman ternama, peranan ibunya itu digambarkannya dalam salah satu romannya yang terkenal, East of Eden.

Ia menuntut ilmu biologi di Universitas Stanford. Di samping mengambil kursus kesusasteraan dan keluar dari universitas tersebut tanpa memperoleh ijazah.

Steinbeck gemar bertualang. Pernah menjadi tukang batu, tukang kayu, pembantu pelukis dan wartawan. Ia mendapat Hadiah Pulitzer pada tahun 1940 dan Hadiah Nobel tahun 1962. Ia meninggal pada tahun 1968.

Follow me

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *