Minari (2020)

Minari (2020) – Impian Imigran Korea di Amerika

Film Minari (2020) mengisahkan tentang sebuah keluarga imigran Korea yang ingin membangun mimpinya di Amerika Serikat. Minari (2020) disutradarai oleh Lee Isaac Chung.

Adalah Jacob (Steven Yeun) yang membawa keluarganya pindah ke wilayah pertanian Arkansas. Sebelumnya, keluarga imigran legal Korea ini menetap di California. Entah kenapa, keluarga kecil itu pindah dari sana. Keputusan Jacob ini sebenarnya tidak direstui oleh sang istri, Monica (Yeri Han). Banyak pertimbangan kenapa dirinya enggan pindah, di antaranya adalah kondisi kesehatan David (Alan S. Kim) dan rumah baru mereka yang tak sesuai dengan ekspektasi Monica.

Tapi Jacob melihat sebuah peluang lain di areal tanah kosong tersebut. Dia berencana ingin berkebun, satu hal yang sebenarnya menjadi impiannya sejak dulu. Di tanah kosong yang agak berbatu itulah Jacob mulai membajak tanah dengan traktor sewaan. Paul (Will Patton) si Amerika yang taat tertarik untuk bekerja di kebun Jacob. Mereka berdua bekerja dengan perasaan senang dan bahagia.

Berkebun bukanlah pekerjaan utama bagi Jacob. Pekerjaan utamanya adalah penentu kelamin di sebuah perusahaan peternakan ayam. Untuk menambah pemasukan bagi keluarga kecil itu, Monica juga ikut bekerja di sana.

Minari (2020) mengajarkan kita tentang sebuah kesabaran. Kondisi keuangan yang buruk bagi keluarga Jacob kerap menjadi bahan pertengkaran antara Jacob dan Monica. Anak-anak mereka hanya bisa pasrah. Jika suasana hati mereka sedang buruk, hal-hal kecil saja dapat memicu pertengkaran.

Untuk mewujudkan impian Jacob, dia mengajukan pinjaman ke bank. Setelah memperoleh dana yang dibutuhkan, Jacob dan Paul mulai mengolah tanah tersebut menjadi areal perkebunan. Ternyata berkebun di tanah yang agak berbatu memberikan banyak masalah, seperti masalah air yang tidak cukup. Jacob harus memutar otaknya untuk bisa mengalirkan air ke kebunnya.

Kehidupan keluarga itu bertambah ramai saat ibu Monica menetap bersama mereka. Dengan hadirnya sang ibu, Jacob mengira akan membuat hubungan mereka bisa akur kembali. Tapi anak-anak Jacob kurang menyenangi sang nenek yang tidak bisa melakukan apa pun selain bermain kartu. Sebaliknya, sang nenek sangat senang bertemu dengan anak dan cucunya.

Saat Jacob dan Monica bekerja, sang nenek menjaga kedua cucunya. Tapi sang nenek lebih banyak menghabiskan waktunya bersama David, cucu laki-lakinya yang tidak senang dengan kehadirannya. Saking tidak senangnya, David pernah memberikan air kencingnya untuk sang nenek. Tentu saja perbuatan yang kurang ajar itu tidak bisa dibiarkan. David menerima hukuman dari sang ayah. Keusilan David bukan hanya itu saja. Dia juga pernah menuduh neneknya mengompol di kasur. Padahal itu adalah ompol si David.

Kehadiran sang nenek tidak melulu bernilai negatif. Di sisi lain, saat menjelajah daerah perkebunan milik Jacob, sang nenek dan David menemukan sebuah sungai kecil. Di sanalah ia menganjurkan untuk menanam minari, sejenis tumbuhan yang daunnya bisa dimakan dan dijadikan aneka sayuran. Minari dapat tumbuh subur di mana saja. Perawatannya juga tidak terlalu ribet.

Sang nenek yang sudah tua suatu saat mengalami masalah kesehatan. Ia menderita stroke. Monica terpaksa berhenti kerja sebentar untuk merawat sang ibu. Pada saat yang bersamaan, kebun milik Jacob sudah memberikan hasil. Panen perdana yang diperolehnya bersama Paul hendak dijual di California. Tapi sayangnya, sang pembeli membatalkan pembelian sayuran di kebun Jacob. Tentu saja ini berita yang mengecewakan.

Tapi Jacob tidak menyerah. Dia membawa contoh hasil panennya ke Dallas. Monica dan anak-anak ikut bersamanya. Tapi tujuan Monica bukan ke Dallas, melainkan untuk memeriksa kondisi kesehatan David. Ia mulai tidak betah tinggal di Arkansas dan berencana untuk kembali ke California. Sebelum kembali ke sana, ia juga harus memastikan kondisi kesehatan David.

Selama dalam perjalanan, Monica tampak uring-uringan. Bahkan saat mereka konsul ke dokter, Jacob seperti tidak mempedulikan keadaan tersebut. Ia lebih memilih untuk menjaga contoh hasil perkebunan miliknya. Pertengkaran pun tidak terelakkan.

Saat mereka melakukan perjalanan ke Dallas, ibu Monica tinggal sendirian di rumah. Ia tampak bosan dan pergi ke kebun Jacob. Ia masuk ke gudang penyimpanan hasil panen dan melihatnya agak berantakan. Dengan kondisi fisiknya yang lemah dan tertatih, sang nenek berusaha membersihkan gudang itu perlahan-lahan. Ia membakar sampah ke dalam sebuah drum besar. Tapi naas baginya, saat itu angin berembus kencang. Bara api memercik rumput-rumput kering hingga terbakar. Api kemudian menjalar ke dalam gudang yang terbuat kayu. Kebakaran tidak bisa dihindarkan. Seluruh hasil panen Jacob pun ikut terbakar.

Saat Jacob dan Monica kembali, mereka sangat terkejut dan berusaha menyelamatkan hasil perkebunan yang tersimpan di sana. Usaha mereka sia-sia belaka. Seluruhnya hancur menjadi abu. Tampak gurat kekecewaan di wajah Jacob.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Jacob bisa bangkit dari keterpurukannya dan meraih impiannya kembali? Dan bagaimana pula nasib sang nenek setelah “merasa dirinya bersalah”?

Menarik untuk ditonton film keluarga yang berjudul Minari (2020) ini.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan