Menghormati guru

Menghormati Guru dan Menghargai Ilmu

Menghormati guru adalah bagian dari menghargai ilmu. Seorang penuntut ilmu, baik ilmu duniawi maupun ilmu ukhrawi haruslah menghargai ilmu yang dituntutnya. Dan tak kalah penting juga adalah mereka harus selalu menghormati gurunya.

Kita melihat bagaimana fenomena para penuntut ilmu atau para pelajar di era kemajuan teknologi dan informasi, mereka sudah tidak lagi menghargai ilmu yang dituntutnya. Artinya mereka mempelajari sesuatu dengan cara instant dan cepat tanpa berpikir bagaimana proses dalam menuntut ilmu.

Para pelajar yang menggunakan teknologi informasi dengan mudah mengakses informasi yang dibutuhkan melalui mesin pencari, seperti Google. Padahal tidak semua informasi yang disajikan oleh mesin pencari tersebut benar adanya.

Pendidikan di era digital saat ini juga telah mengikis suatu sikap menghormati guru. Anak-anak zaman modern seperti sekarang harus diakui mulai kehilangan respek kepada gurunya. Padahal di era pendidikan dulu, salah satu keberkahan ilmu yang diperoleh adalah dengan takzim atau hormat kepada gurunya.

Dalam kitab Ta’limul Muta’allim karya Syaikh Az Zarnuji disebutkan:

Ketahuilah, bahwa pelajar tidak bakal mendapat ilmu dan tidak juga memetik manfaat ilmu selain dengan menghargai ilmu dan menghormati guru serta memuliakannya.

Selain itu, ada juga kata-kata mutiara yang menegaskan hal tersebut, yaitu:

Tiada keberhasilan seseorang dalam mencapai sesuatu kecuali dengan menghormatinya, dan tiada kegagalannya selain karena tidak mau menghormatinya.

Dari kedua kutipan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa seseorang yang tidak memiliki rasa hormat tidak akan memperoleh manfaat dari sesuatu yang dituntutnya dan dia akan meraih kegagalan. Jadi penting sekali bagi kita yang ingin memperoleh keberhasilan dalam menuntut ilmu untuk bisa menghormati gurunya.

Seorang guru sejatinya bukanlah orang yang gila akan hormat. Guru tidak perlu pemujaan yang salah kaprah. Mereka adalah sosok yang selalu ingin menjaga kepribadiannya. Tugas menjadi seorang guru bukanlah pekerjaan yang mudah, melainkan memerlukan kesabaran.

Bagaimana Cara Menghormati Guru?

Barangkali kita bertanya-tanya dalam hati tentang bagaimana cara menghormati guru. Sebelum kita membahas hal tersebut, perlu diketahui juga bahwa ada korelasi antara memuliakan ilmu dengan memuliakan guru. Keduanya tidak bisa dipisahkan.

Sebuah syair menyebutkan:

Saya berpendapat, bahwa hak seorang guru
adalah hak yang paling hakiki, 
yang terwajib untuk dijaga
oleh setiap muslim.
Demi memuliakan, perlu dihadiahkan kepadanya
seribu dirham untuk satu huruf pelajarannya

Pada zaman dulu, seorang guru begitu dihormati dan dihargai. Bahkan orang kaya yang menumpuk dinar tidak akan sanggup untuk membalas jasa seorang guru yang telah memberikan ilmu kepada mereka.

Baca Juga: Guru dan Pendidikan Masa Pandemi

Lalu bagaimana cara kita menghormati seorang guru? Ada beberapa cara yang bisa dipraktikkan berikut ini:

  1. Tidak melintas di hadapannya
  2. Tidak menduduki tempat duduknya
  3. Tidak memulai berbicara kecuali atas izinnya
  4. Tidak banyak berbicara di sebelahnya
  5. Tidak menanyakan sesuatu yang membosankannya
  6. Jika ingin bertanya atau bertamu dengan guru, maka pilihlah waktu yang tepat
  7. Selalu bersabar jika guru belum bisa melayani muridnya dikarenakan sesuatu kesibukan lain
  8. Selalu menghormati hal-hal yang berhubungan dengan sang guru, baik keluarga maupun kerabatnya

Intinya sebagai seorang pelajar, mereka harus memuliakan gurunya dengan berbagai cara. Mereka harus tetap mencari keridhaan dari sang guru, tidak boleh membuat guru mereka murka. Ingatlah, barangsiapa yang melukai perasaan gurunya, maka tertutuplah keberkahan ilmunya dan hanya sedikit manfaat ilmu yang akan diperolehnya.

Dalam sebuah syair, seorang penyair Arab pernah berkata:

Sesungguhnya guru dan dokter, kedua-duanya
tidak akan mendiagnosa 
jika tidak dihormati.
Jika kau abaikan dokter, sabarkanlah penyakitmu,
Jika kau abaikan guru, terimalah kebodohanmu.

Semoga para penuntut ilmu dapat mengamalkan perbuatan ini untuk menghormati gurunya. Sungguh perbuatan memuliakan ilmu adalah bagian dari menghargai ilmu itu sendiri. Ulama-ulama besar terdahulu juga sangat memuliakan guru-guru mereka.

Marilah mulai sekarang kita menghargai ilmu dengan cara menghormati guru-guru yang telah mengajarkan kita. []

Tinggalkan Balasan