• Home
  • Luigi Galvani: Penemu Sel Volta untuk Arus Listrik yang Stabil
Luigi Galvani penemu sel volta

Luigi Galvani: Penemu Sel Volta untuk Arus Listrik yang Stabil

Luigi Galvani adalah seorang ilmuwan asal Italia yang lahir pada tanggal 9 September 1737 di Bologna, Italia. Ia terkenal dengan penelitiannya terhadap listrik. Percobaannya untuk mengetahui arus listrik banyak dilakukannya pada hewan.

Suatu hari saat badai besar, Luigi Galvani sedang melakukan percobaan dengan memotong katak. Ia memperhatikan kaki katak itu bergerak-gerak ketika dia menusuknya dengan pisau. Awalnya ia berpikir bahwa petir dan kilat dari badai yang menyebabkan itu terjadi.

Percobaan Tak Sengaja Luigi Galvani

Pada percobaan lain, ketika ia menggantung kaki-kaki katak pada sebuah rak untuk pengeringan, ia juga melihat kaki katak itu bergerak. Padahal cuaca di luar sangat bagus dan tidak terjadi badai.

Baca Juga: Antonio Meucci: Penemu Telepon Pertama di Dunia

Lalu ia menyadari bahwa percobaan Benjamin Franklin telah menuntunnya ke sebuah temuan yang besar. Ia yakin bahwa arus listrik yang menyebabkan kaki katak itu bergerak-gerak. Pastilah otot dan syaraf yang mengalirkan energi.

Sebagian pemikirannya itu benar. Listrik memang menyebabkan otot-otot memendek. Tetapi, energi tersebut bukan berasal dari katak itu sendiri.

Luigi Galvani ternyata menemukan hal yang luar biasa. Ia menemukan sebuah sel listrik sederhana. Saat memperhatikan kaki katak pada rak pengering, kaki-kaki katak itu menyentuh dua logam yang berbeda, yaitu kuningan dan besi.

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda untuk menarik elektron. Cairan pada tubuh katak memungkinkan elektron-elektron untuk mengalir sebagai arus listrik. Dan inilah yang menyebabkan otot itu bergerak.

Volta pernah membaca artikel Galvani tentang listrik yang berjudul Uraian Mengenai Efek Listrik Terhadap Gerakan Otot. Volta meyakini bahwa Galvani salah sehingga ia mencoba untuk mengulangi percobaan Galvani.

Baca Juga: Thomas Edison: Penemu Bola Lampu

Aliran listrik kecil yang mengalir pada syaraf hewan yang masih hidup membuat otot-otot hewan bergerak. Bahkan setelah mati pun otot-otot itu mampu bergerak karena adanya reaksi terhadap listrik. Hal ini sama seperti percobaan Luigi Galvani.

Namun, Volta tidak menyadari bahwa sumber energi tidak hanya berasal dari hewan tersebut, tapi juga dari dua logam yang menyentuhnya.

Luigi Galvani meninggal dunia pada tanggal 4 Desember 1798 di Papal States.

Leave A Comment