Keutamaan Puasa Di Bulan Ramadhan Menurut Beberapa Riwayat

Keutamaan puasa di bulan Ramadhan
Banyak riwayat yang mengisahkan tentang keutamaan-keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan. Mari manfaatkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak kebaikan. Foto: Pexels.com.

Keutamaan puasa di bulan Ramadhan sangat banyak sekali dikisahkan dalam beberapa riwayat. Sungguh rugi bagi umat Muslim yang menyiakan bulan Ramadhan tanpa melakukan amalan yang bermanfaat.

Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 183 dan 184 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kamu puasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu, mudah-mudahan kamu sekalian menjadi orang bertakwa. Puasa itu hanya beberapa hari tertentu saja. Barangsiapa di antara kamu ada yang sakit, bepergian, maka hendaklah dia berpuasa pada hari yang lain (sebanyak hari dia tidak berpuasa).

Berikut ini beberapa keutamaan puasa bulan Ramadhan menurut beberapa riwayat.

Puasa Merupakan Ibadah yang Dibalas Langsung Oleh Allah

Nabi Muhammad SAW pernah menghikayatkan dari Allah SWT: “Semua amal perbuatan anak Adam itu untuknya sendiri, kecuali puasa. Karena sesungguhnya puasanya itu untuk Aku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya. Karena puasa merupakan ibadah yang samar-samar, tidak terdapat suatu perbuatan yang bisa disaksikan, berbeda dengan ibadah-ibadah lainnya. Oleh karena puasa itu merupakan ibadah yang sangat samar, tidak bisa diketahui oleh sesuatu apa pun melainkan Allah, maka Allah sendiri yang mesti membalasnya.”

Dalam riwayat lain diceritakan: “Di hari kiamat datanglah suatu kaum yang bersayap seperti sayapnya burung dan mereka terbang di atas dinding-dinding surga. Penjaga surga bertanya kepada mereka: “Siapakah kalian?” Mereka menjawab: “Kami dari umat Muhammad.” Penjaga surga bertanya: “Apakah kalian mengetahui hisab?” Mereka menjawab: “Tidak!” Kemudian penjaga surga bertanya lagi: “Apakah kalian tahu jembatan shiratal mustaqim?” Mereka menjawab: “Tidak!” Penjaga surga bertanya lagi: “Dengan apa kamu sekalian mendapatkan derajat yang tinggi ini?” Mereka menjawab: “Kami telah beribadah kepada Allah dengan cara diam-diam di dunia, maka kami dimasukkan ke surga di akhirat dengan diam-diam pula.”

Baca Juga: Beberapa Riwayat Tentang Keutamaan Bulan Ramadhan

Lima Keutamaan yang Tidak Diberikan Kepada Umat Lain Saat Berpuasa

Nabi Muhammad bersabda: “Umatku telah diberi lima perkara yang belum pernah diberikan kepada umat sebelum mereka, yaitu: 1) Apabila malam pertama dari bulan Ramadhan, maka Allah melihat mereka dengan kasih sayang, dan barang siapa dilihat oleh Allah dengan kasih sayang, maka tidak akan disiksa selamanya, 2) Allah memerintahkan kepada malaikat agar memintakan ampun untuk mereka, 3) Bau mulut orang yang berpuasa bagi Allah lebih harum dari pada minyak misk, 4) Allah berfirman kepada surga: “Berhiaslah engkau” dan Allah berfirman pula: “Beruntung sekali para hamba-Ku yang beriman, mereka akan menjadi kekasih-Ku, 5) Allah memberi ampun kepada mereka semua.”

Diampuni Dosa Terdahulu

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad bersabda: “Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ikhlas, maka diampunilah dosanya yang telah terdahulu.”

Diriwayatkan dari Nabi SAW: “Sesuangguhnya Allah pada tiap-tiap jam di bulan Ramadhan membebaskan enam ratus ribu budak dari neraka, dari orang-orang yang seharusnya disiksa sampai dengan Lailatul Qadar, di malam Lailatul Qadar Allah membebaskan budak yang dibebaskan dari mulai pertama bulan Ramadhan, dan di hari Idul Fitri. Allah membebaskan budak-budak sebanyak budak yang dibebaskan dari permulaan bulan Ramadhan sampai dengan hari Idul Fitri.”

Baca Juga: Tradisi Meugang di Aceh Antara Si Miskin dan Si Kaya

Diterimanya Segala Doa

Dari Jabir Nabi SAW bersabda: “Apabila malam akhir bulan Ramadhan, maka menangislah semua langit, bumi dan para malaikat karena musibah yang menimpa umat Muhammad. Rasulullah ditanya: “Musibah apakah itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Perginya bulan Ramadhan karena di dalam bulan Ramadhan itu semua doa dikabulkan, semua sedekah diterima, dan semua kebaikan dilipatgandakan pahalanya serta siksa pun ditolak.” Apakah ada musibah/bencana yang lebih besar dari perginya bulan Ramadhan? Kalau semua langit dan bumi menangis sebab kepentingan kita, maka tentunya kita lebih berhak menangis dan lebih sayang dengan terputusnya segala keutamaan dan kemuliaan ini.”

Didoakan Oleh Malaikat

Diriwayatkan dari Nabi: “Sesungguhnya Allah telah menciptakan satu malaikat yang bermuka empat, antara satu muka ke muka yang lain jaraknya seribu tahun. Maka dengan satu muka dia sujud sampai datang hari kiamat sambil membaca: “Maha Suci Engkau, alangkah eloknya keindahan Engkau,” dengan yang satunya dia melihat neraka Jahim sambil berkata: “Celaka bagi orang yang masuk ke dalamnya.” Dengan muka yang lain dia melihat beberapa surga sambil berkata: “Beruntung sekali bagi orang yang masuk ke dalamnya.” Dan dengan muka yang keempat dia melihat ke ‘arsy Tuhan seraya berkata: “Ya Tuhanku, belas kasihanilah dan jangan Engkau siksa orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dari umat Nabi Muhammad.”

Demikianlah beberapa riwayat yang menerangkan tentang keutamaan-keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan yang dikutip dari Durratun Nasihin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *