Film Ludo (2020)

Film Ludo (2020) – Kehidupan Seperti Permainan Ludo

Film Ludo (2020) yang disutradarai oleh Anurag Basu ini bergenre action, comedy, dan crime. Film Ludo (2020) ini berhasil memadukan ketiga jenis genre tersebut dengan apik. Model penceritaan yang menggunakan narator juga terkesan sangat dramatis. Narator film ini senang bermain ludo dengan lawan bicaranya. Sambil bermain ludo, sang narator menceritakan kisah-kisah yang saling berhubungan.

Di sini kita bisa melihat karakter manusia jahat dan bejat yang diwakilkan oleh Sattu (Pankaj Tripathi), si gengster yang sangat ditakuti. Sattu tidak segan membunuh orang-orang yang membuat masalah dengannya. Meskipun pembawaannya santai dan tenang, tapi jiwa iblis Sattu tidak akan pernah bisa ditutupi. Iblis seperti dirinya tidak akan pernah mati.

Film Ludo (2020) selanjutnya berkisah tentang Bittu (Abhishek Bachchan), laki-laki kesepian yang baru saja bebas dari penjara. Dia harus menerima kenyataan pahit karena isterinya memilih untuk menikah dengan laki-laki lain. Alasannya sangat masuk akal. Dia tidak bisa hidup sendiri sambil membesarkan anak perempuannya, Ruhi.

Fragmen dari kisah cinta dan pengorbanan bisa dijumpai pada karakter Alok Kumar (Rajkumar Rao) yang akan melakukan apa pun untuk cinta sejatinya, Pinky (Fatima Sana Shaikh). Padahal Pinky sudah menjadi istri orang dan memiliki seorang bayi. Alok tidak bisa melihat Pinky kesusahan. Meskipun harta dan nyawa yang menjadi taruhannya, Alok Kumar tetap akan memenuhi permintaan Pinky. Misalnya saja Pinky meminta bantuan Alok Kumar untuk bisa membebaskan suaminya dari penjara karena tuduhan pembunuhan.

Film Ludo (2020) ini juga menceritakan kisah cinta yang rumit antara Akash (Aditya Roy Kapoor) dan Asha (Asha Negi). Mereka berdua harus menemukan sumber video porno yang melibatkan mereka. Video porno tersebut sudah menyebar di internet. Sial bagi Asha. Wajahnya kelihatan jelas di video tersebut, sedangkan Akash tidak. Ini musibah besar bagi Asha karena dia akan melangsungkan pernikahan dengan seorang laki-laki kaya, laki-laki sempurna yang diharapkannya. Petualangan mereka berdua untuk mencari si penyebar video porno mereka ternyata menumbuhkan kembali benih-benih cinta di antara mereka. Asha ingin berkali-kali menegaskan bahwa Akash bukan laki-laki yang diharapkannya. Sebagai seorang seniman, tentu Akash tidak bisa memenuhi keinginannya.

Kisah lain yang ingin ditampilkan dalam film Ludo (2020) ini adalah pasangan culun yang beruntung. Adalah Rahul (Rohit Saraf) seorang karyawan supermarket yang harus berhadapan dengan Sattu karena menyaksikan tewasnya Bhinder di tangan Sattu. Rahul disandera dan dijadikan sebagai pesuruh dalam komplotan Sattu. Di sisi lain, Shreeja Thomas (Pearle Maaney), seorang perawat culun di sebuah rumah sakit kelak akan bertemu dengan Rahul.

Pertemuan Rahul dan Shreeja sangat unik. Sebuah ledakan yang tak disengaja (sebenarnya disebabkan oleh Rahul) menyebabkan beberapa komplotan Sattu tewas. Sattu sendiri terluka parah. Ambulans yang membawa Sattu kebetulan ditumpangi oleh Rahul dan Shreeja. Ambulans tersebut mengalami kecelakaan karena keteledoran Sattu yang tak sengaja meletuskan pistol. Rahul dan Shreeja melihat uang dalam dua buah tas besar. Mereka pun berniat untuk menguasai uang itu dari penjahat sekelas Sattu. Seperti yang diceritakan di awal, Sattu tidak akan pernah mati. Beberapa kali dia mengalami luka dan kecelakaan parah serta ditenggelamkan oleh Rahul dan Shreeja ke sungai, Sattu masih bernafas. Dia dirawat di rumah sakit dan jatuh cinta pada kepala perawat, Lata Kutty (Shalini Vatsa). Ini membuat film Ludo (2020) semakin menarik.

Mengenai kisah kesepian tidak hanya dialami oleh Bittu saja. Adalah seorang gadis kecil bernama Mini (Inayat Verma) yang juga mengalami rasa kesepian karena kedua orangtuanya terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka. Berkali-kali Mini mencoba untuk menarik perhatian mereka, tapi tetap saja orang tua Mini tidak menghiraukannya. Akhirnya dia memutuskan untuk membuat skenario penculikan dirinya. Dia membuat surat ancaman palsu dan lari dari rumah.

Mini bertemu dengan Bittu yang merasa tersanjung melihat Mini. Dia pasti merindukan anaknya sendiri, Ruhi. Ya, Ruhi dan Mini pasti seumuran. Mendengar penuturan Mini, Bittu setuju untuk menculik Mini dan meminta tebusan kepada orang tua Mini.

Berbagai kejadian-kejadian di atas yang oleh narator dianggap seperti permainan ludo, tentu yang paling sibuk adalah Inspektur Sukumar Sinha (Ishtiyak Khan). Kenapa demikian?

Isnpektur Sukumar Sinha menerima banyak laporan dari karakter-karakter di atas, seperti laporan penyebaran video porno yang dilaporkan oleh Akash dan Asha. Kasus pembunuh Bhinder yang menjadi tersangka utama adalah suami Pinky (padahal Sattu adalah pembunuhnya). Ledakan markas Sattu yang menyebabkan polisi perlu menyelidiki Sattu dan kawan-kawannya. Kasus penculikan Mini dan Bittu menjadi tersangka utama.

Semua karakter dari kisah-kisah di atas saling terkait satu sama lainnya. Di sinilah menariknya film Ludo (2020). Film India yang layak ditonton dan sangat menghibur. Jauh dari kesan film India yang dianggap sebagai sebuah kekonyolan. []

1 komentar untuk “Film Ludo (2020) – Kehidupan Seperti Permainan Ludo”

Tinggalkan Balasan