Fakta Menarik Burung Gereja, Si Burung Berisik

Burung gereja dalam bahasa Inggris sering disebut dengan Sparrow. Wah, kalau berbicara kata Sparrow, saya teringatnya dengan Jack Sparrow, si Pirates Carribean.

Sparrow adalah jenis hewan jinak dan banyak ditemukan di sekitar kita. Biasanya burung ini hidup berkelompok dan senang bermain-main di rumah atau bangunan kosong. Jadi kalau kamu punya rumah, jangan sering-sering ditinggalin. Nanti burung gereja bisa menetap di rumah kamu, lho!

Burung gereja senang berada di rumah atau bangunan yang kosong

Istilah lain dari satwa ini adalah burung pingai atau burung pipit kecil. Suaranya sangatlah berisik. Kecil-kecil begini, dia mampu mengeluarkan kicau yang cukup nyaring. Kalau sudah berkumpul dengan gengnya, mereka suka merepet-repet. Sepanjang hari kita bisa mendengar kicau burung ini.

Lihat Juga: Kronologi Pernyataan Pejabat Negara Terkait Covid-19

Meskipun berisik, kicau burung gereja tidak sampai mengganggu pendengaran manusia. Bahkan kicaunya menjadi irama dan musik yang dapat menghilangkan stress.

Burung gereja mengepakkan sayapnya

Beberapa Fakta Tentang Burung Gereja

Hewan ini aslinya berasal dari daerah Afrika Utara. Namun dalam perkembangan selanjutnya, burung ini bisa ditemukan di Amerika Utara, Australia, Eropa, Asia dengan berbagai jenis. Burung ini tidak bisa ditemukan di hutan-hutan atau perbukitan seperti burung-burung lainnya. Justru burung ini lebih suka menempati pemukiman penduduk, baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Ada beberapa fakta menarik tentang burung gereja ini, yaitu antara lain:

  • Ukuran tubuhnya sangatlah kecil. Panjang berkisar antara 4 – 8 inci dengan berat 0,8 – 1,4 ons.
  • Warna tubuhnya lebih dominan cokelat, hitam, dan putih. Bentuk tubuhnya tampak gagah dan kepakan sayapnya agak membulat.
  • Untuk membedakan antara betina dan jantan dapat dilihat dari warna bulunya. Burung jantan warna punggungnya agak kemerahan dan hitam, sedangkan betina memiliki warna cokelat dengan garis-garis.
  • Burung ini hidup bersosial dengan membentuk koloni dan kerumunan. Makanya kita sering melihat kawanan burung ini dalam satu tempat, baik di bangunan kosong atau di rerumputan, bahkan ada juga yang bertengger di kabel listrik.
Seekor burung gereja sedang bertengger di kabel listrik

Tinggalkan Balasan