Contoh maf'ul bih

Contoh Maf’ul Bih Dalam Kalimat Bahasa Arab

Maf’ul bih adalah objek dalam kalimat bahasa Indonesia. Ia merupakan isim manshub yang menjadi objek dari suatu perbuatan (fi’il). Wujud dari objek ini adalah adanya kata kerja transitif (fi’il muta’addi).

Sebelum kita memasuki contoh-contoh, maka perlu digarisbawahi beberapa ketentuan berikut ini:

  • Fi’il yang membutuhkan objek, maka dinamakan dengan fi’il muta’addi
  • Fi’il yang tidak membutuhkan objek, maka disebut fi’il lazim
  • Jika dibaca secara lengkap, maka pada bentuk mufradnya dibaca sebagai fathah

Jadi dalam sebuah kalimat bahasa Arab, ada yang memiliki maf’ul bih dan ada juga yang tidak memiliki objek. Dan kata-kata ini biasanya terletak setelah berada pada posisi fi’il dan fa’il.

Ketentuan-ketentuan maf’ul bih

Ada beberapa ketentuan yang harus menjadi pedoman bagi kita ketika menyusun sebuah kalimat berbasa Arab, ketentuan-ketentuan tersebut antara lain:

  1. Kalau maf’ul bih terdiri dari isim mufrad, maka barisnya harus dibaca fathah
  2. Jika berupa isim tasniyah, maka kata itu berakhir dengan huruf ya sukun dan nun berbaris kasrah
  3. Seandainya berbentuk jama’ muzakkar maka kata itu diakhiri dengan ya yang sukun dan nun berbaris fathah
  4. Kalau jama’ muannats, maka baris akhirnya adalah kasrah

Baca Juga: Contoh Lengkap Kalimat dalam Bahasa Arab

Berikut ini kami akan menyajikan secara lengkap contoh-contoh lengkap dari maf’ul bih, baik berupa isim mufrad, isim tasniyah, jama’ muzakkar salim, maupun jama’ muannats salim.

Contoh maf’ul bih yang berupa isim mufrad

معنىمفعول بهفعل فاعل
Bapak itu membaca koranالْجَرِيْدَةَقَرَأَ السَّيِّدُ
Ibu itu membaca majalahالْمَجَلَّةَقَرَأَتِ السَّيِّدَةُ
Laki-laki itu membaca pengumumanالْإِعْلَانَيَقْرَأُ الرَّجُلُ
Perempuan itu membaca Al-Quranالْقُرْأنَتَقْرَأُ الْمَرْأَةُ
Ali mencuci motorالدَّرَّاجَةَيَغْسِلُ عَلِي
Aminah mencuci piringالْأَطْيَاقَتَغْسِلُ آمِنَة

Perhatikanlah contoh maf’ul yang baris akhirnya berupa mufrad. Barisnya adalah fathah dan terlihat jelas sekali.

Contoh yang berupa isim tasniyyah

معنىمفعول بهفعل فاعل
Saya belajar dua bahasaلُغَتَيْنِدَرَسْتُ
Kamu mempelajari dua petaخَرِيْطَتَيْنِدَرَسْتَ
Kamu berdua mengambil dua buah bukuكِتَابَيْنِأَخَذْتُمَا
Kalian (perempuan) mengambil dua buah tasمِحْفَظَتَيْنِأَخَذْتُنَّ

Contoh maf’ul bih di atas adalah berakhir dengan huruf ya sukun dan nun berbaris kasrah. Dan kata-kata tersebut berada pada posisi fathah (manshub).

Contoh yang berupa jama’ muzakkar salim

معنىمفعول بهفعل فاعل
Kamu mengajarkan siswa-siswaالدَّارِسِيْنَ عَلَّمْتِ
Kalian berjumpa dengan guru-guruالْمُدَرِّسِيْنَلَقِيْتُمْ
Aku bertemu orang-orang ikhlasالْمُخْلِصِيْنَوَجَدْتُ
Kamu berjumpa dengan para insinyurالْمُهَنْدِسِيْنَلَقِيْنَا

Pada jama’ muzakkar salim di atas, baris akhir maf’ul bih adalah ya sukun dan nun berbaris fathah serta berada pada posisi manshub.

Contoh yang berupa jama’ muzakkar salim

معنىمفعول بهفعل فاعل
Kamu mengajarkan siswi-siswiالدَّارِسَاتِ عَلَّمْتَ
Kalian (pr) berjumpa dengan guru-guru (pr)الْمُدَرِّسَاتِلَقِيْتُنَّ
Kami bertemu dengan perempuan-perempuan yang ikhlasالْمُخْلِصَاتِوَجَدْنَا
Kami berjumpa dengan dokter-dokter perempuanالطَّبِيْبَاتِلَقِيْنَا

Untuk contoh maf’ul bih pada jama’ muannats salim, baris akhirnya adalah kasrah, sama seperti pada contoh mufrad di atas.

Nah, bagaimana jika maf’ul bih-nya berupa isim dhamir? Maka perhatikanlah contoh-contoh berikut ini:

Guru itu mengajari kamuيُعَلِّمُكَ الْمُدَرِّسُ
Apakah kamu membaca buku? Ya, saya membacanyaهَلْ قَرَأْتَ الْكِتَابَ؟ نَعَمْ قَرَأْتُهُ
Apakah kamu berjumpa saudara perempuan saya? Ya, saya berjumpa dengannya di perpustakaanهَلْْ لَقِيْتِ أُخْتِيْ؟ نَعَمْ لَقِيْتُهَا فِي الْمَكْتَبَةِ
Saya melihatnya di perpustakaanرَأَيْتُهَا فِي الْمَكْتَبَةِ
Guru menyuruh kamu membacaيَأْمُرُكِ الْمُدَرِّسُ أَنْ تَقْرَئِيْ

Demikianlah beberapa contoh maf’ul bih dalam kalimat bahasa Arab. Ingatlah kembali bahwa tidak semua kalimat di dalam bahasa Arab memiliki objek. Namun meskipun demikian kalimat yang tidak memiliki objek tersebut tetaplah dia menjadi kalimat yang sempurna.

Tinggalkan Balasan