Inna wa akhwatuha

Contoh Lengkap Kalimat Inna wa Akhwatuha

Inna wa akhwatuha adalah huruf-huruf yang menashabkan isim dan merafa’kan khabar. Huruf-huruf ini termasuk ke dalam huruf nasikhah yang biasanya dijumpai pada jenis kalimat ismiyyah. Jika huruf inna wa akhwatuha ini masuk ke mubtada, maka ia akan dinamakan dengan isim, dan ketika memasuki khabar, ia akan tetap bernama khabar. Huruf-huruf juga bisa dikatakan sebagai huruf-huruf yang menyerupai fi’il.

Huruf Inna wa Akhwatuha

Huruf inna wa akhwatuha ada 6 jenis, yaitu:

1. إِنَّ bermakna taukid (sesungguhnya)

Sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allahإِنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Sesungguhnya hidup itu adalah jihadإِنَّ الْحَيَاةَ جِهَادٌ
Sesungguhnya 2 murid (perempuan) itu rajinإِنَّ الطَّالِبَتَيْنِ نَشِيْطَتَانِ
Sesungguhnya murid-murid itu masuk ke dalam kelasإِنَّ الطَّالِبِيْنَ دَاخِلُوْنَ الْفَصْلِ

2. أَنَّ bermakna taukid (sesungguhnya)

Aku bersaksi bahwa sungguh Muhammad adalah utusan Allahأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ
Saya tahu bahwa bekerja adalah ibadahعَلِمْتُ أَنَّ الْعَمَلَ عِبَادَةٌ

3. كأن bermakna tasybih (seolah-olah)

Seolah-olah kucing itu harimauكَأَنَّ الْقِطَّ نَمِرٌ
Seolah-olah Khalid itu seekor singaكَأَنَّ خَالِدًا أَسَدٌ
Seolah-olah kedua matanya dari api dalam kegelapan malamكَأَنَّ الْعَيْنَيْنِ مِنَ النَّمِرِ نَارٌ فِي ظُلَمِ الَّليْلِ

4. لَكِنَّ bermakna istidrak (tetapi)

Ali kaya tetapi saudarinya fakirعَلِي غَنِيٌّ لَكِنَّ أُخْتَهُ فَقِيْرَةٌ
Dia tinggi tetapi lemahهُوَ طَوِيْلٌ لَكِنَّهُ ضَعِيْفٌ

5. لَيْتَ bermakna tamanni (kiranya)

Kiranya burung itu jatuh ke tangankuلَيْتَ الطَّيْرَ سَاقِطٌ اِلَى يَدِي
Kiranya ujian itu mudahلَيْتَ الْإِمْتِحَانَ سَهْلٌ

6. لَعَلَّ bermakna tarajji (mudah-mudahan)

Mudah-mudahan Jafar berhasil dalam ujiannyaلَعَلَّ جَعْفَرَ نَاجِحٌ فِي الْإِمْتِحَانِ
Mudah-mudahan anak laki-laki itu bermain di halamanلَعَلَّ الْأَوْلَادَ لَاعِبُوْنَ فِي السَّاحَةِ
Mudah-mudahan 2 orang musafir itu kembali dalam waktu dekatلَعَلَّ الْمُسَافِرَيْنِ رَاجِعَانِ فِي وَقْتٍ قَرِيْبٍ

Beberapa contoh penggunaan inna wa akhwatuha dalam isim dhamir

Sesungguhnya Dia mendengar lagi mengetahuiإِنَّهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Sesungguhnya kamu tekun dalam pelajaranإِنَّكَ مُكِبٌّ فِي الدِّرَاسَةِ
Seolah-olah dia patuh pada aturanكَأَنَّهَا مُطِيْعَةٌ فِي النِّظَامِ
Mudah-mudahan dia akan datang hari iniلَعَلَّهَا قَادِمَة هَذَا الْيَوْم
Kiranya mereka akan kelaparanلَيْتَهُمْ جَائِعُوْنَ

Beberapa contoh inna wa akhwatuha di dalam Al-Quran

اِعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ
Ketahuilah, bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya (al_Maidah:98)
أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Ingatlah wali-wali Allah itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati (Yunus:62)
إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَاقِعٌ
Sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu pasti terjadi (al-Mursalat:7)
كَأَنَّما يُساقُونَ إِلَى الْمَوْتِ وَهُمْ يَنْظُرُونَ
Seakan-akan mereka dihalau kepada kematian, sedang mereka melihat (sebab kematian itu) (al-Anfal:6)

Demikianlah pembahasan tentang inna wa akhwatuha disertai dengan beberapa contoh penggunaannya dalam kalimat. Saya merasa bahwa pembahasan ini masih jauh dari kata sempurna. Sangat diharapkan saran dan kritikan yang membangun. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan