Filsafat

Ajaran Plato dalam Perkembangan Filsafat Yunani Kuno

ajaran Plato

Ajaran Plato merupakan manifestasi dari sang guru, Socrates. Plato lahir di Athena pada tahun 427 SM dan meninggal pada usia 81 tahun. Ia menulis Apologia sebagai pembelaan terhadap Socrates di pengadilan saat pengadilan menghukum mati Socrates dengan cara minum racun. Plato awalnya hanya memahami dan mengembangkan saja ajaran-ajaran Socrates. Saat muda, Plato mengikuti ajaran-ajaran Cratyclus. …

Ajaran Plato dalam Perkembangan Filsafat Yunani Kuno Selengkapnya »

Socrates dan Kaum Sofis, Sisi Lain Sejarah Filsafat Socrates

Socrates dan kaum Sofis

Socrates memiliki hubungan yang buruk dengan kaum Sofis. Ia menentang setiap pemikiran-pemikiran kaum Sofis. Bagi Socrates, kaum Sofis telah merusak makna filsafat itu sendiri. Socrates adalah anak seorang pemahat. Ibunya merupakan seorang bidan. Keluarga ini termasuk dalam kelompok orang-orang berada. Socrates adalah ahli filsafat yang menentang dasar pandangan kaum Sofis yang individualistis karena sifatnya tidak …

Socrates dan Kaum Sofis, Sisi Lain Sejarah Filsafat Socrates Selengkapnya »

Sekilas Tentang Filsafat Yunani Kuno

Filsafat Yunani kuno

Filsafat Yunani kuno menjadi tonggak bagi lahirnya filsafat Barat modern. Filsafat ini lebih mengutamakan logika dibandingkan dengan yang lainnya. Dalam fase ini, proses “berpikir” mulai disadari oleh masyarakat Yunani. Orang-orang Yunani masih memiliki keterikatan jiwa dengan hal-hal yang berbau mistik. Mereka menganggap mitos sebagai pernyataan dari kekuatan-kekuatan yang luar biasa dan tidak dimiliki oleh manusia. …

Sekilas Tentang Filsafat Yunani Kuno Selengkapnya »

Ajaran Confucius dalam Filsafat Tiongkok Klasik

Ajaran Confucius

Ajaran Confucius lebih mengutamakan tentang etika dan kemanusiaan. Ajaran-ajarannya menjadi tonggak bagi bangkitnya kejayaan filsafat Tiongkok kuno. Confucius memiliki nama latin sebagai K’ung Fu Tse atau Kong Qui. Nama kecilnya adalah Tsy’. Setelah dewasa namanya menjadi Tsyung-ni. Menurut cerita, ia adalah keturunan dari keluarga bangsawan yang jatuh miskin. Ayahnya meninggal dunia saat ia lahir. Ibunya …

Ajaran Confucius dalam Filsafat Tiongkok Klasik Selengkapnya »

Memahami Filsafat Tiongkok Kuno (Klasik)

Filsafat Tiongkok kuno

Berbicara filsafat Tiongkok kuno, tentu saja akan berbeda dengan filsafat Barat yang selama ini kita agungkan. Sifat filsafat Barat cenderung mempertanyakan tentang sebab-akibat. Sehingga muncul pertanyaan-pertanyaan seperti; Manakah sebab-sebab yang telah mengakibatkan terjadinya suatu peristiwa? Bagaimanakah peristiwa itu terjadi? Dari mana datangnya? Mengapa itu terjadi? Dan lain-lain. Filsafat Tiongkok kuno atau klasik bermain dalam ranah …

Memahami Filsafat Tiongkok Kuno (Klasik) Selengkapnya »