• Home
  • Benjamin Franklin: Penemu Penangkal Petir
Benjamin Franklin penemu penangkal petir

Benjamin Franklin: Penemu Penangkal Petir

Benjamin Franklin adalah tokoh Amerika Serikat multitalenta yang lahir pada tanggal 17 Januari 1706 di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Ia merupakan salah seorang penemu yang berhasil menemukan penangkal petir.

Orang-orang zaman dulu memang telah mengenal listrik. Orang Yunani menggosok-gosokkan batu amber untuk membuat percikan cahaya. Para ilmuwan terus mengembangkan cara untuk membuat bagaimana aliran listrik dapat kita nikmati.

Abad ke-17, para ilmuwan perlahan-lahan berhasil menemukan bagaimana listrik dapat bekerja. Temuan tersebut menjadi cikal bakal untuk penemuan listrik yang sesungguhnya. Abad 20 kita sudah bisa menikmati energi listrik di rumah-rumah dengan nyaman.

Baca Juga: Luigi Galvani: Penemu Sel Volta untuk Arus Listrik yang Stabil

Namun, letupan petir dan kilat yang menyambar-nyambar di langit merupakan listrik alam yang sangat berbahaya. Jika seseorang terkena sambaran petir, maka nyawanya bisa melayang akibat tegangan yang sangat tinggi.

Gedung-gedung tinggi merupakan salah satu yang bisa terkena hantaman petir setiap saat. Oleh karena itu, Benjamin Franklin melakukan percobaan untuk mengatasi masalah tersebut.

Percobaan Benjamin Franklin untuk Penangkal Petir

Benjamin Franklin meyakini bahwa petir merupakan listrik, sehingga ia melakukan percobaan sederhana. Ia menerbangkan sebuah layang-layang khusus pada saat terjadinya badai petir. Ia ingin melihat apakah listrik yang terdapat dalam badai petir bisa mengalir melalui benang layangan tersebut atau tidak.

Layang-layang milik Franklin memiliki kawat terpusat yang dipasang untuk menarik listrik. Namun, layangan itu juga memiliki pengaman untuk melindunginya, yaitu seutas pita sutra yang diikatkan di ujung benang layang.

Saat petir mengenai layang itu, aliran listriknya tidak mengalir melalui pita sutra tersebut. Sehingga jika kita memegang pita sutra tersebut, aliran listrik bisa tertangkal.

Jadi, penangkal petir ini mampu melindungi bangunan gedung yang tinggi. Banyak gedung tinggi yang kerap menjadi sasaran sambaran petir. Benjamin Franklin menyadari bahwa mesti ada cara sederhana untuk menghentikan kerusakan gedung tinggi dari sambaran petir tersebut.

Baca Juga: Antonio Meucci: Penemu Telepon Pertama di Dunia

Ia pun memasang lempeng logam runcing untuk percobaan di gedung tinggi. Franklin memasang lempeng tersebut di tempat yang paling tinggi di suatu gedung. Sehingga aliran petir dapat menyasar lempengan logam itu yang telah dilapisi dengan pelindung.

Percobaan Benjamin Franklin ini berhasil sehingga petir yang menyambar gedung tinggi bukanlah suatu kekhawatiran lagi.

Benjamin Franklin meninggal dunia pada tanggal 17 April 1790 di Pennsylvania, Amerika Serikat.

Leave A Comment