An Officer and a Spy (2019)

An Officer and a Spy (2019) – Tuduhan yang Tak Terbukti

Film An Officer and a Spy (2019) adalah film berbahasa Prancis yang mengambil latar belakang sejarah. Tahun 1895, seorang kapten Prancis keturunan Yahudi harus berurusan dengan pengadilan militer. Sang kapten itu bernama Alfred Dreyfus (Louis Garrel). Pengadilan menyatakan Dreyfus bersalah karena telah mengkhianati negara. Ia pun dipecat secara memalukan di hadapan rakyat Prancis.

Dreyfus sendiri berkali-kali membantah tuduhan tersebut. Tapi apa daya. Pemerintah bersikukuh bahwa Dreyfus bersalah. Hukuman yang pantas bagi seorang pengkhianat negara adalah pengasingan ke Pulau Setan, sebuah pulau kecil yang terletak jauh dari tempat tinggalnya. Dreyfus tampaknya harus menghabiskan sisa-sisa hidupnya di sana.

Kolonel Picquart (Jean Dujardin) pada tahun yang sama telah mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Intelijen Angkatan Darat Prancis. Ia memperoleh beberapa informasi penting yang melibatkan beberapa perwira di kemiliteran. Sikap kepemimpinannya tidak disukai oleh bawahannya. Picquart merombak beberapa posisi di kantornya itu. Begitu juga dengan tugas-tugas yang menurut Picquart sangat penting.

Beberapa surat penting yang berhasil dipecahkan oleh bawahannya membuka kembali kasus yang menimpa Dreyfus. Ia melihat kejanggalan kasus itu. Karena menurut penyelidikannya, ada seorang perwira yang justru telah mengkhianati negara. Perwira itu juga berinisial D. Oleh pendahulu Picquart, inisial D ini langsung tertuju pada Dreyfus. Saat itu, sentimen anti Yahudi masih menjadi momok memprihatinkan di kalangan orang-orang Prancis.

Saat Picquart melanjutkan investigasinya untuk mencari siapa sebenarnya Mr. D, ada beberapa fakta terbaru yang mulai tersingkap. Kasus tuduhan palsu terhadap Picquart ternyata melibatkan beberapa perwira kemiliteran. Atasan Picquart sendiri juga mengingatkan agar Picquart menghentikan penyelidikannya. Kolonel Picquart malah semakin semangat untuk bisa membantu Dreyfus. Hati nuraninya tergerak karena Dreyfus tidak pantas menerima hukuman tersebut.

Sial bagi Picquart. Atasannya menjebak Picquart. Bukti-bukti yang seharusnya untuk melawan perwira kotor, malah terbongkar ke media-media. Surat yang seolah-olah ditulis oleh Dreyfus beredar luar di kalangan masyarakat. Selain itu, Dreyfus juga terpaksa harus melepaskan jabatannya. Ia mendekam di penjara dengan tuduhan telah membocorkan rahasia negara.

Namun sebelum Picquart mendekam di penjara, ia telah menerima dukungan dari keluarga dan orang-orang yang merasa prihatin terhadap Dreyfus. Salah satu orang yang memberi dukungan kepadanya adalah Emile Zola, seorang pengarang yang sedang naik daun saat itu. Zola menulis sebuah opini yang menyudutkan dan membuat murka para perwira militer. Emlile Zola pun terpaksa berurusan dengan pengadilan.

Baca Juga: Greenland (2020)

Pemerintah terlalu kuat bagi Picquart dan Zola. Keduanya mendapat hukuman penjara dan harapan untuk membantu Dreyfus mulai pudar. Namun, pengacara yang membantu Dreyfus tidak pernah menyerah. Ia pun mendapat bukti-bukti baru untuk melanjutkan proses peninjauan kembali status Dreyfus.

Proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Tampaknya usaha mereka mulai menemukan titik terang. Pengadilan membuka kembali kasus Dreyfus. Beberapa saksi hadir untuk memberikan pernyataan. Lagi-lagi mereka gagal. Pengadilan tetap menghukum Dreyfus, namun dia tidak akan lagi dikirim ke pulau terpencil. Masa hukuman Dreyfus pun menjadi lebih ringan daripada sebelumnya.

Sedangkan Kolonel Picquart setelah bebas lebih banyak menghabiskan waktu bersama kekasihnya, Pauline Monnier (Emmanuelle Seigner). Pauline sebenarnya adalah istri seorang duta besar. Ia menyelingkuhi suaminya dan menjalin asmara dengan Picquart. Skandal mereka terbongkar. Pauline harus berpisah dengan anak-anaknya dan kembali ke kota kelahirannya. Bersama Picquart-lah ia akan menghabiskan masa tuanya kelak.

Film An Officer and a Spy (2019) menjadi salah satu film favorit saya. Bukan karena berdasarkan kisah nyata, namun tentang bagaimana perjuangan keras seorang perwira militer yang jujur dalam membela kebenaran. Nyawa dan jabatan adalah taruhan yang dipertaruhkan saat itu. Meskipun pahit di awal, Picquart mendapatkan kembali kehormatannya sebagai seorang prajurit. Begitu juga dengan Alfred Dreyfus.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top