Ilustrasi penyebab mandi wajib

6 Hal yang Menjadi Penyebab Mandi Wajib

Penyebab mandi wajib ada beberapa hal. Di sini akan diulas 6 hal yang menjadi penyebab seseorang harus melakukan mandi wajib. Seorang muslim yang sedang hadas besar maka wajib hukumnya untuk mandi wajib. Jika tidak dilakukan, maka proses ibadah yang dilakukannya tidak akan sah menurut ajaran Islam.

Lalu apa saja 6 hal yang menjadi penyebab mandi wajib dalam Islam? Simaklah ulasan berikut ini.

1. Penyebab mandi wajib karena pertemuan dua khitan

Jika terjadinya pertemuan dua khitan antara laki-laki dan perempuan atau melakukan persetubuhan, maka ini menjadi penyebab bagi keduanya untuk melakukan mandi wajib.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

اِذَا الْتَقَى الْخِتَانَانِ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ وَاِنْ لَمْ يَنْزِلْ

Artinya:

“Jika bertemu dua khitan maka wajib mandi sekali pun tidak keluar air mani,” (HR. Muslim)

Pertemuan dua khitan atau persetubuhan itu baik dilakukan dengan sengaja atau tidak sengaja, dan lain-lain sebab, maka wajib melakukan mandi wajib tanpa kecuali.

2. Keluarnya air mani

Keluarnya air mani akibat persetubuhan menjadi penyebab selanjutnya untuk melakukan mandi wajib. Air mani yang keluar akibat mimpi basah juga dituntut untuk mandi wajib. Tapi jika seseorang bermimpi keluar air mandi, dan tatkala bangun tidak ditemukan tanda nyata air mani yang keluar, maka baginya tidak wajib mandi.

Pernah pada zaman Nabi, seseorang perempuan bernama Ummu Sulaim mendatangi Nabi dan bertanya:

اِنَّ اللهَ لَا يَسْتَحيِيْ مِنَ الْحَقِّ هَلْ عَلَى الْمَرْأَةِ مِنْ غُسْلِ اِذَا هِيَ احْتَلَمَتْ؟ قَالَ نَعَمْ اِذَا رَاَتِ الْمَاء

Artinya:

“Sesungguhnya Allah tidak malu dari perkara yang benar, apakah wajib mandi bagi seorang perempuan apabila bermimpi? Jawab Nabi, ya wajib jika melihat ada air.”

Adapun untuk mengetahui air mani dapat dilihat dari beberapa tanda, antara lain: keluarnya dengan secara memancar atau dengan merasa lezat ketika keluarnya atau dengan bau seperti bau tepung ketika basah atau seperti bau putih telur ketika air mani akan kering.

3. Setelah berhenti masa haidh

Penyebab mandi wajib selanjutnya adalah setelah berhenti masa haidh. Haidh adalah darah yang keluar dari rahim seorang perempuan dalam keadaan sehat. Darah tersebut keluarnya lewat jalan keluarnya jabang bayi dan sudah menjadi sunnatullah bagi perempuan pada setiap bulan pasti mengalami masa haidh atau datang bulan. Masa haidh bagi seorang perempuan lamanya bermacam, ada yang sehari atau dua hari. Tapi biasanya dialami oleh perempuan selama enam atau tujuh hari. Namun ada juga perempuan yang mengalami masa haidh selama 15 hari. Jika melebihi 15 hari, tidak ada lagi masa haidh bagi perempuan. Darah yang keluar selanjutnya dinamakan dengan istihadhah.

Pada usia sembilan tahun, perempuan sudah mulai mengalami masa haidh. Jika di bawah usia sembilan tahun seorang perempuan mengeluarkan darah, tapi itu bukanlah darah haidh. Bisa saja itu darah penyakit yang dialaminya dan harus segera diperiksa ke dokter.

Baca Juga: Mukjizat Nabi Muhammad yang Perlu Kamu Tahu

Apabila seorang perempuan telah selesai masa haidhnya, maka diwajibkan baginya untuk mandi. Inilah yang menjadi penyebab bagi perempuan untuk mandi wajib. Setelah selesai mandi, maka sudah pula baginya wajib untuk beribadah kepada Allah. Nabi bersabda:

اِذَا اَقْبَلَتِ الْحَيْضَة فَدَعِى الصَّلَاة وَاِذَا اَدْبَرَتْ فَاغْسِلِي وَصَلِّي

Artinya:

“Apabila datang masa haidh maka tinggalkanlah shalat dan bila telah selesai masa haidh maka mandilah dan shalatlah!” (HR. Muslim)

4. Setelah berhenti masa nifas

Nifas yaitu darah yang keluar dari rahim orang perempuan setelah melahirkan dan masa keluarnya darah tersebut bermacam-macam, kadang-kadang hanya sekejap saja dan pada umumnya ada 40 hari. Kadang-kadang bisa juga sampai 60 hari. Jika sampai 60 hari masih saja darah itu keluar maka tidak lagi dinamai darah nifas melainkan darah istihadhah atau darah penyakit.

5. Penyebab mandi wajib karena melahirkan

Seorang perempuan jika melahirkan maka wajib baginya untuk mandi walaupun dalam melahirkan tidak mengalami pendarahan saat bayi keluar dalam keadaan kering. Jika yang keluar dari rahim itu berupa segumpal darah atau segumpal daging, maka tetap baginya untuk mandi wajib karena gumpalan darah atau gumpalan daging tersebut berasal dari air mani yang telah membeku.

6. Penyebab mandi wajib karena mati

Apabila ada seorang muslim yang meninggal dunia dan dalam keadaan bukan mati syahid, maka wajib bagi muslim yang hidup untuk memandikannya. Jika kewajiban tersebut sudah ada yang menanganinya, maka bagi yang lain sudah tidak lagi harus memikul kewajiban itu karena kewajiba tersebut bersifat fardhu kifayah yang berarti cukup dilakukan oleh sebagian orang saja.

Itulah 6 hal yang menjadi penyebab mandi wajib yang harus dilaksanakan oleh setiap umat Islam.

Tinggalkan Balasan